Fakultas Ilmu Komputer ini merupakan pengakuan atas keberadaan Ilmu Komputer sebagai suatu disiplin ilmu mandiri, dan atas keberhasilan Universitas Indonesia dalam menyebarluaskan, memanfaatkan, dan mengembangkan Ilmu Komputer, yang sering juga disebut sebagai Informatika, di Indonesia. Sejarah
Teknologi komputer mulai diperkenalkan di Indonesia pada kurun waktu 1970-1972, dimana perguruan tinggi menjadi sasaran utama untuk penyebarluasannya. Salah satu dosen UI yang pertama menggeluti teknologi komputer adalah Indro S. Suwandi PhD. Pada waktu itu beliau adalah dosen Fakultas Kedokteran UI. Setelah mendirikan PUSILKOM UI beliau dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka yang memperkenalkan teknologi komputer, baik di kalangan perguruan tinggi maupun industri.
Pada tahun-tahun awal (1972-1975) kegiatan PUSILKOM UI adalah mengolah ujian masuk UI, memberikan konsultasi, dan kuliah-kuliah. Pada masa ini pula dikirim 2 staf PUSILKOM UI ke Amerika Serikat untuk studi lanjutan dan dari Ford Foundation diterima bantuan berupa 2 buah mesin punch.
Selanjutnya PUSILKOM UI memperoleh suatu gedung berlantai 3 di kampus Salemba. PUSILKOM UI mulai menggeluti berbagai kegiatan konsultasi dan layanan teknologi secara lebih serius dan mengirim lagi 4 orang staf untuk studi lanjut ke Amerika Serikat.
Pada masa pengembangan (1986-1993) PUSILKOM UI ditunjuk oleh Depdikbud sebagai salah Pusat Antar Universitas (PAU) dalam bidang Ilmu Komputer. Berbagai peralatan laboratorium mutakhir diadakan dan pengiriman staf ke luar negeri dilakukan dalam jumlah lebih besar. PUSILKOM UI mulai ditugasi untuk mengelola Program Studi Ilmu Komputer untuk jenjang S-1 pada 1986, dan program studi yang sama untuk jenjang S-2 pada tahun 1988. Pada tahun 1990 kedua program studi ini mulai menghasilkan Sarjana dan Magister.
Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) diresmikan pada tanggal 21 Oktober 1993 oleh Mendikbud. Pada tahun yang sama melalui persaingan ketat PUSILKOM UI terpilih sebagai pemenang untuk memperoleh Hibah Pengembangan Unit (Center Grant). Hibah ini merupakan model pendanaan investasi bersaing yang pertama diperkenalkan Depdikbud melalui Proyek URGE. Kemudian pada tahun 1997 FASILKOM terpilih sebagai pemenang peringkat pertama dalam kompetisi untuk memperoleh hibah dari Proyek QUE (Quality for Undergraduate Education). Hibah ini bernilai US$ 2.0 juta selama kurun waktu 5 tahun (1998-2002).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar